<p align="justify" style="text-align:justify"><span style="text-justify:inter-ideograph"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri"><b><span style="font-size:11,0000pt"><span style="font-family:'Times New Roman'"><span style="font-weight:bold">DALUNG (23/01/202</span></span></span></b><b><span style="font-size:11,0000pt"><span style="font-family:'Times New Roman'"><span style="font-weight:bold">6</span></span></span></b><b><span style="font-size:11,0000pt"><span style="font-family:'Times New Roman'"><span style="font-weight:bold">)</span></span></span></b><span style="font-size:11,0000pt"><span style="font-family:'Times New Roman'"> - </span></span></span></span></span><span style="text-justify:inter-ideograph"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri"><span style="font-size:11,0000pt"><span style="font-family:'Times New Roman'">Bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Pahang, Warga Banjar Untal-Untal, Desa Dalung melaksanakan Upacara Piodalan di Pura Dalem Kebon, Sabtu (24/12). Upacara ini dihadiri oleh krama banjar Banjar Adat Untal-Untal. Pelaksanaan upacara di Pura Dalem Kebon adalah salah satu bentuk meningkatkan sradha bakti Umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Rangkaian acara piodalan ini sudah dimulai beberapa hari sebelum puncak piodalan, krama banjar bahu membahu mempersiapkan piodalan. Seperti, pemasangan wastra, dan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan piodalan. Krama Banjar Adat Untal-Untal meyakini bahwa dengan adanya piodalan ini, Ida Sang Hyang Widhi Wasa akan memberikan perlindungan dan kesejahteraan. Selain itu, piodalan juga diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan antar Banjar Adat.</span></span></span></span></span></p> <p><span style="text-justify:inter-ideograph"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri"><span style="font-size:11,0000pt"><span style="font-family:'Times New Roman'">Upacara piodalan dimulai pada pukul 16.00 wita yang didahului dengan ngaturan pejati piuning ring Pura Dalem Kebon. Masyarakat Banjar Untal-Untal berbondong – bondong menghaturkan sesaji berupa canang raka, ataupun canang sari. Warga masyarakat hadir memadati areal Pura Dalem Kebon. Dilanjutkan dengan melihat pementasan Tari Pendet, Tari Rejang Puspa Mahosadhi, yang dibawakan oleh Ibu – ibu PKK Br. Adat Untal-Untal, dan Tari Rejang Dewa yang dibawakan oleh anak-anak. Setiap tari memiliki maknanya sendiri. Tari pendet memiliki makna bentuk rasa syukur terhadap Sang Hyang Widhi Wasa atas segala karunia yang diberikan, gerak tarinya mengandung unsur penghormatan kepada Sang Hyang Widhi Wasa. Tari Rejang Puspa memiliki makna keindahan, kesucian, dan kehebatan Sang Pencipta dalam menjalankan kehidupan di alam semesta. Sementara Tari Rejang Dewa memiliki makna kesejahteraan, kemakmuran, dan kesucian masyarakat Hindu sebagai bentuk pujian terhadap Dewa.</span></span></span></span></span></p> <p><span style="text-justify:inter-ideograph"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri"><span style="font-size:11,0000pt"><span style="font-family:'Times New Roman'">Suasana religius sangat terasa ketika para kaum ibu mulai mengumandangkan kidung suci diiringi alunan gamelan khas Bali. Persembahyangan bersama berlangsung khusyuk pada pukul 19.30 WITA hingga 20.00 WITA. Seusai melakukan persembahyangan, krama banjar Adat Untal-Untal, Gung Ayu Ratih menyampaikan bahwa dirinya merasa bersyukur bisa hadir menyaksikan pelaksanan upacara, <em><strong>"Saya merasa bersyukur bisa hadir menyaksikan pelaksanaan upacara ini bersembahyang bersama temen-temen Sekaa Teruna. Upacara ini mengingatkan kita untuk selalu menjaga tradisi dan budaya leluhur kita," ungkapnya. Upacara Piodalan di Pura Dalem Kebon merupakan tradisi dan budaya Hindu yang masih dilestarikan. Semangat kebersamaan dan rasa Syukur kepada Sang Hyang Widhi Wasa menjadi penting ditanamkan dalam momen ini. </strong></em>Gede Pasek, mewakili krama banjar, menyampaikan harapannya, <em><strong>“Saya berharap Ida Sang Hyang Wishi Wasa selalu memberikan keselamatan dan kesejaahteraan kepada seluruh warga Banjar Adat Untal-Untal,”</strong></em> tutupnya.</span></span></span></span></span></p> <p align="justify" style="text-align:justify"> </p> <p align="justify" style="text-align:justify"><span style="text-justify:inter-ideograph"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri"><b><span style="font-size:12,0000pt"><span style="font-family:'Times New Roman'"><span style="font-weight:bold">(KIMDLG-001).</span></span></span></b></span></span></span></p>
Upacara Piodalan ring Pura Dalem Kebon di Br. Untal-Untal, Desa Dalung
23 Jan 2026